Bermula dari satu kandang dengan 8 ekor sapi di Bogor tahun 2015. Hari ini, kami melayani 120+ peternak di 12 provinsi dengan ekosistem peternakan yang terintegrasi.
Tahun 2015, Pak Wahyu pulang dari kerja di kota besar dengan tabungan secukupnya dan satu obsesi: membangun peternakan sapi yang tidak hanya menjual hewan, tetapi juga ilmu, layanan, dan komunitas. Delapan ekor Brahman Cross pertama menjadi cikal bakal Rumah Sapi.
Setahun kemudian, tetangga peternak mulai datang minta saran pakan. Lalu minta dibantu cari bibit. Lalu minta diajari merawat anak sapi. Dari situ kami sadar — yang paling dibutuhkan peternak Indonesia bukan cuma sapi, tapi rumah: tempat bertanya, belajar, berkonsultasi, dan dipercaya.
Hari ini Rumah Sapi punya 6 layanan terintegrasi, kandang utama di Cibinong-Bogor, dan jaringan mitra di 12 provinsi. Nama "Rumah Sapi" bukan sekadar merk — itu janji kami pada setiap orang yang datang.
Pak Wahyu mendirikan kandang pertama dengan 8 ekor Brahman Cross di atas lahan 1.000 m² di Cibinong, Bogor.
Atas permintaan peternak tetangga, kami mulai memproduksi konsentrat racikan sendiri dengan kapasitas 2 ton/bulan.
Membuka kelas pelatihan peternak dengan 12 peserta angkatan perdana. Kini sudah lulusan 120+ alumni di 18 angkatan.
Pembukaan kandang mitra di Boyolali dan Wonosobo. Kapasitas total menembus 500 ekor sekaligus untuk pertama kalinya.
Menjadi konsultan untuk 30+ klien usaha peternakan dari Aceh sampai NTT. Sertifikasi ISO 9001 untuk sistem mutu layanan.
Peluncuran portal online — katalog digital, e-commerce, dan jurnal peternakan. 5.000+ ekor sapi telah dijual sejak awal berdiri.
Menjadi rumah utama bagi peternak dan pencinta sapi di Indonesia — tempat berkumpulnya kualitas, ilmu, dan kepercayaan yang tidak tergantikan.
Menyediakan sapi sehat, layanan terintegrasi, dan ilmu praktis berkelanjutan. Membangun ekosistem peternakan rakyat yang mandiri, berdaulat pangan, dan sejahtera.
Bukan tim besar, tapi tim yang tinggal di lapangan dan tahu nama sapi-sapinya satu per satu.
Lulusan IPB. Memulai Rumah Sapi tahun 2015 setelah 8 tahun di industri korporat. Praktisi langsung di kandang setiap minggu.
Dokter hewan dengan 15 tahun pengalaman di bidang ternak besar. Mengawasi kesehatan seluruh sapi dan program vaksinasi.
Lulusan Fapet UGM, spesialis formulasi pakan ruminansia. Bertanggung jawab atas seluruh racikan konsentrat dan suplemen.
20 tahun pengalaman di lapangan, dari pekerja kandang menjadi manajer. Pengetahuan ternak tradisional + modern dipadukan dengan baik.
Menangani 18 angkatan pelatihan peternak. Aktif membangun komunitas alumni dan jaringan mitra peternak rakyat.
Mengelola transaksi, pengiriman, dan layanan purna jual ke 12 provinsi. Memastikan setiap sapi sampai dengan kondisi prima.
Pintu kandang kami terbuka untuk siapa saja yang ingin belajar, membeli, atau sekadar ngobrol soal sapi. Tidak perlu janji formal — cukup kabari kami sehari sebelumnya.